Minggu, 07 Maret 2010

Gagal ginjal kronik

Ginjal adalah sebuah sepasang organ kecil penting yang terletak di dalam tubuh, tidak nampak secara fisik, dan seperti ba-gian lainnya, mempunyai fungsi yang kompleks dan bekerja secara otomatis. Karena itu apabila tidak ada masalah, biasanya kurang mendapat perhatian. Fungsi dan tugas ginjal, yaitu menghilangkan air, sisa-sisa air kotor, atau sampah dan racun hasil metabolisme yang berlebihan di dalam tubuh, membantu mengatur tekanan darah, mengatur keseimbangan kimia dalam tubuh, memelihara tulang agar tetap kuat, memberi perintah kepada tubuh untuk membuat sel darah merah dan menolong anak-anak tumbuh dengan normal.

Penyakit Gagal Ginjal Kronik, terjadinya perlahan-lahan dan tidak dapat sembuh. Dengan berobat teratur dapat menghambat memburuknya fungsi ginjal.

Penyebab gagal ginjal kronik yaitu Glomerulonefritis kronik (muka sembab, tekanan darah tinggi, kencing berkurang hilang timbul), Diabetes melitus, Hipertensi, Batu ginjal, dan Obat-obatan

Penyakit Ginjal

Ginjal merupakan sepasang organ kembar terletak sebelah menyebelah tulang belakang bawah dekat rangka tulang rusuk. Fungsi ginjal untuk membuang sampah metabolisme dan racun tubuh dalam bentuk urin, yang kemudian dikeluarkan dari tubuh.

Gagal ginjal adalah penurunan fungsi ginjal, penimbunan racun dan sampah metabolisme. Berat ringannya gejala tergantung kerusakan ginjal yang terjadi. Gejala gagal ginjal Mual-mual dan muntah, nafsu makan berkurang,sakit kepala, lemah dan cepat capek, sering masuk angin, sesak nafas, kembung, diare, sering buang air kencing pada malam hari, kemudian kencing berkurang atau sama sekali tidak kencing.

Untuk mengurangi penyakit ini, maka berhentilah merokok, olahraga teratur, perhatikan kolestrol, makan teratur, minum secukupnya 1 atau 1,5 liter sehari.

Penanganan serta pengobatan gagal ginjal tergantung dari penyebab terjadinya kegagalan fungsi ginjal itu sendiri. Pada intinya, Tujuan pengobatan adalah untuk mengendalikan gejala, meminimalkan komplikasi dan memperlambat perkembangan penyakit. Sebagai contoh, Pasien mungkin perlu melakukan diet penurunan intake sodium, kalium, protein dan cairan. Bila diketahui penyebabnya adalah dampak penyakit lain, maka dokter akan memberikan obat-obatan atau therapy misalnya pemberian obat untuk pengobatan hipertensi, anemia atau mungkin kolesterol yang tinggi.

Seseorang yang mengalami kegagalan fungsi ginjal sangat perlu dimonitor pemasukan dan pengeluaran cairan, sehingga tindakan dan pengobatan yang diberikan dapat dilakukan secara baik. Dalam beberapa kasus serius, Pasien akan disarankan atau diberikan tindakan pencucian darah. Kemungkinan lainnya adalah dengan tindakan pencangkokan ginjal atau transplantasi ginjal.